7 Tips Penting agar HP Anda Tidak Lemot

Bagaimana caranya agar HP tidak lemot? Seiring dengan berjalannya waktu pemakaian, HP Anda terasa semakin lemot. Tidak seperti waktu kondisinya masih baru, HP tersebut terasa begitu lelet dan gampang mengalami crash. Kondisi HP semacam ini tentu saja akan sangat mengecewakan Anda sebagai penggunanya. Apalagi Anda sudah yakin kalau HP tersebut telah dilengkapi dengan teknologi mutakhir dan harganya mencapai puluhan juta rupiah.

Semua HP yang baru pertama kali digunakan memang akan bekerja dengan gesit dan lancar. Namun selang beberapa bulan kemudian, performa HP tersebut akan terasa berkurang. Perlu Anda ketahui, melemahnya kinerja HP tidak selalu bersifat permanen. Kadang-kadang ada penyebab tertentu yang membuat HP menjadi lemah untuk sementara waktu dan bisa disembuhkan. Untuk memperbaikinya, Anda bisa mencoba tips-tips berikut ini!

agar-hp-tidak-lemot.jpg

Tips 1. Perbarui Sistem Operasi HP

Apapun sistem operasi yang digunakan oleh HP Anda, pastikan kalau HP sudah menggunakan OS versi yang terbaru. Proses pembaharuan OS ini bisa berlangsung secara otomatis atau disetel agar manual. Anda bisa masuk ke menu Setting untuk melakukannya. Biasakan untuk selalu melakukan update sistem operasi apabila Anda sudah mendapatkan notifikasi resmi dari pihak pengembang. Dengan menggunakan OS terbaru, kinerja HP akan tetap stabil.

Tips 2. Bersihkan Layar Home Screen

Maksud membersihkan layar di sini bukan mengelap permukaan layar HP tersebut, melainkan kami menyarankan untuk mengatur kembali jumlah shortcut yang ada di layar utama. Sebab kalau jumlah shortcut ini terlalu banyak mengakibatkan performa HP menurun. Tampilkan hanya shortcut dari aplikasi-aplikasi yang memang Anda butuhkan. Gunakan wallpaper statis dan hindari wallpaper yang bergerak karena memakan lebih banyak memori RAM.

Tips 3. Matikan Aplikasi Tak Terpakai

Kami yakin Anda telah menginstal banyak sekali aplikasi di HP. Tahukah Anda, setiap kali Anda memasang aplikasi tersebut maka beban HP akan semakin bertambah. Jadi sebaiknya Anda hanya menginstal aplikasi yang benar-benar diperlukan. Hapus aplikasi yang tidak penting. Gunakan hanya satu aplikasi yang mempunyai fungsi sama. Untuk aplikasi yang sedang tidak dijalankan, Anda bisa menghentikannya sementara waktu.

Tips 4. Hentikan Gambar Animasi

Sebisa mungkin buatlah beban kerja HP Anda semakin ringan. Anda bisa memulainya dari yang paling sederhana seperti mematikan animasi bergerak yang dimunculkan oleh layar HP. Fitur ini sama sekali tidak berguna dan hanya membuat memori HP Anda semakin terbebani. Jadi sebaiknya Anda menghentikan saja fitur yang satu ini dan lihat hasilnya. Anda masih bisa mengaktifkan kembali fitur ini jika merindukannya di kemudian hari.

Tips 5. Lakukan Pembersihan Cache

Aplikasi HP akan menyimpan data cache setiap kali Anda membukanya. Lambat laun jumlah data cache ini akan terus bertambah seiring dengan Anda menjalankan aplikasi tersebut. Jangan heran kalau suatu saat akan ada tumpukan cache yang sangat besar dan menguras banyak memori internal dan RAM. Anda harus membersihkannya untuk membuat kapasitas memori menjadi lapang. Hapus cache ini secara berkala.

Tips 6. Nonaktifkan Fitur Auto-sync

Fitur auto-sync sebenarnya sangat bermanfaat bagi pengguna HP. Fitur ini memungkinkan pengguna dapat menghubungkan berbagai akun yang dimilikinya secara otomatis. Anda akan lebih mudah memantau aktivitas akun-akun ini jika mengaktifkan fitur auto-sync. Sayangnya fitur ini memakan banyak memori dan energi baterai sehingga membuat HP menjadi lemot. Jika Anda tidak terlalu membutuhkannya, sebaiknya matikan saja.

Tips 7. Mengembalikan ke Kondisi Awal

Anda sudah mencoba tips-tips di atas tetapi HP Anda masih terasa lemot? Artinya Anda harus melakukan factory reset karena masalah di HP Anda sudah akut. Factory reset akan membuat software di dalam ponsel Anda kembali semula seperti baru. Bisa dibilang ini merupakan cara yang paling efektif untuk mengatasi HP yang lemot bukan main. Namun Anda wajib menyadari bahwa factory reset akan menghapus seluruh data yang ada di dalam HP. Artinya semua data Anda yang tersimpan di HP tersebut akan hilang.