Penyebab HP Mengembung dan Cara Mengatasinya

Teknologi telepon seluler saat ini sudah berkembang semakin canggih. Sayangnya kemajuan ini tidak diimbangi dengan kemampuan baterai yang mumpuni. Baterai sebagai media penyimpan energi seharusnya mampu menyuplai daya listrik yang dibutuhkan oleh HP dengan baik. Tetapi sayangnya teknologi baterai belum sanggup mengimbangi kecanggihan HP. Akibatnya energi di dalam baterai cepat habis. Waktu pengisian ulangnya pun masih sangat lama.

Karena mobilitas sekarang sangat tinggi, banyak pengguna HP yang mengeluhkan dengan daya listrik di dalam baterai HP miliknya yang cepat habis. Mereka merasa baterai tersebut ngedrop. Padahal sepertinya baru di-charge ulang, tetapi mengapa energi yang disimpannya langsung habis. Mau menge-charge lagi rasanya kok harus menunggu waktu yang lama. Pada akhirnya, mereka pun mengandalkan power bank sambil tetap menggunakan HP tentunya.

penyebab-baterai-mengembung.jpg

Mungkin Anda pernah mendengar kasus HP yang tiba-tiba menggelembung? Hal ini biasanya diikuti dengan performa baterai tersebut menjadi sangat payah. Baterai akan ngedrop alias tidak mampu menyimpan energi listrik dengan maksimal. Berikut ini faktor-faktor yang menjadi penyebabnya :

  1. HP Di-charge Sambil Digunakan

Berkali-kali kami mengingatkan kepada Anda untuk tak menggunakan HP yang sedang diisi ulang daya listriknya. Mengapa? Sebab sel-sel elektrolit yang menyusun baterai akan mengalami kerusakan permanen. Anda mungkin tidak merasakan dampak pada awalnya karena kerusakan sel terjadi sedikit demi sedikit. Namun kami jamin baterai tadi pasti akan cepat mengembung. Hal ini terjadi lantaran energi listrik masuk dan keluar dari baterai dengan sangat cepat.

  1. Menge-charge HP Tidak Sampai Penuh

Sebenarnya umur baterai didasarkan kepada jumlah pengisian ulang (charging) yang bisa Anda lakukan. Semakin sering Anda mengisi ulang energi listrik ke dalam baterai tersebut, maka umurnya akan cepat habis. Kesalahan yang paling sering dilakukan ialah pengguna mengisi baterai saat kapasitasnya masih tersisa di atas 30%. Parahnya lagi, pengguna terburu-buru melepaskan HP dari charger sebelum kapasitas baterai mencapai 100%.

  1. Sering Menjalankan Aplikasi Berat

Kapasitas energi listrik di dalam baterai akan lebih cepat berkurang manakala Anda menggunakannya untuk melakukan pekerjaan yang berat. Contohnya yaitu bermain game online, menonton video streaming, mengedit gambar dengan resolusi HD, dan lain-lain. HP membutuhkan energi yang besar ketika menjalankan tugas-tugas ini. Akibatnya panas yang dihasilkan pun semakin tinggi. Kalau baterai sering terlalu panas, kondisinya bakal rusak lebih cepat.

  1. HP Disimpan dalam Keadaan Baterai Kosong

Usahakan jikalau Anda ingin menyimpan HP dalam waktu lama, Anda mengisi ulang baterainya sampai penuh. HP yang dipadamkan sebenarnya tidak benar-benar mati. HP tersebut masih melakukan pekerjaan. Salah satunya yaitu menjalankan fungsi waktu (timer). Beberapa HP saat ini bahkan masih bisa mengirimkan sinyal walaupun kondisinya sedang tidak aktif. Pekerjaan ini tentunya membutuhkan energi listrik. Jika baterai Anda dibiarkan kosong sepenuhnya alamat bakal mengembung.

  1. Menggunakan Charger yang Tidak Sesuai

Penggunaan charger yang tidak sesuai dengan spesifikasi HP juga bisa mengakibatkan baterai cepat rusak. Perlu Anda ketahui, charger yang beredar di pasaran mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Kapasitas energi listrik yang disalurkannya ke baterai pun tak sama. Ada charger yang menghantarkan energi lebih sedikit sehingga membuat waktu charging semakin lama. Ada pula charger yang mampu menyalurkan listrik lebih besar. Kalau bisa hindari jenis charger kedua. Meskipun kapasitas baterai cepat penuh, tapi kondisinya lebih cepat mengalami kerusakan.

SOLUSI

Kerusakan pada baterai sebenarnya bersifat permanen. Artinya baterai yang sudah rusak dan mengembung tidak bisa diperbaiki lagi. Namun tidak ada salahnya Anda mencoba trik-trik berikut untuk sedikit mengurangi dampak yang ditimbulkan.

  1. Jemurlah baterai pada waktu siang hari, di mana matahari bersinar dengan sangat terik. Cara ini diklaim mampu memulihkan kondisi sel-sel elektrik penyusun baterai.
  2. Masukkan baterai pada kantung plastik yang tertutup rapat, lalu simpan baterai tersebut di dalam freezer. Tidak sedikit pengguna HP yang mengaku berhasil.
  3. Nyalakan HP dengan mode pesawat. Biarkan sampai kapasitas listrik di baterai benar-benar habis dan HP mati sendiri. Kemudian isilah baterai tersebut hingga 100%.